Faktor Pendorong Kekambuhan Merokok (Smoking Relapse) pada Anak di Indonesia: Bukti dari Global Youth Tobacco Survey (2006-2009)

Prevalensi perokok anak usia 10-18 tahun mengalami peningkatan dari 7,2% pada 2013 menjadi 9,1% pada 2018 [1]. Pemerintah Indonesia melalui Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) telah memiliki target penurunan prevalensi perokok pada anak usia 10-18 tahun menjadi 8,7% pada tahun 2024. Namun, upaya untuk menurunkan target prevalensi perokok anak tersebut masih menghadapi berbagai tantangan, […]
Unrgensi Optimalisasi Kebijakan Pengendalian Tembakau pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029

Peraturan Presiden Nomor 18 Tahun 2020 Tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) Tahun 2020-2024 telah merencanakan berbagai upaya pengendalian tembakau.
Ancaman Keterjangkauan Produk Rokok pada Anak Jalanan: Studi Kualitatif

Prevalensi perokok anak di Indonesia semakin mengkhawatirkan. Data Riset Kesehatan Dasar/Riskesdas menunjukkan bahwa persentase perokok anak usia 10–18 tahun terus mengalami peningkatan dari tahun 2013 sebesar 7,2% menjadi 9,1 % di tahun 2018. Harga rokok di Indonesia masih murah dan terjangkau oleh anak-anak, serta masih dijual secara ketengan. Keterjangkauan rokok oleh anak mengancam kualitas hidup […]
Analisis Peluang Penggunaan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBH CHT) untuk Peningkatan Kesejahteraan Petani Melalui Alih Tanam

Kesejahteraan petani tembakau di Indonesia masih belum menunjukkan hasil yang maksimal, meski Indonesia dikenal sebagai salah satu negara dengan produksi dan konsumsi rokok tertinggi di dunia. Studi Pusat Kajian Jaminan Sosial Universitas Indonesia pada tahun 2020 menemukan bahwa petani mengeluhkan buruknya sistem tata niaga tembakau dan proses produksi tembakau yang membutuhkan banyak modal dan rentan […]
Studi Kualitatif Petani Tembakau di Lombok Tengah, Pamekasan, dan Kendala di Tengah Upaya Pengendalian Konsumsi Rokok

Prevalensi merokok di Indonesia masih tinggi. Data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2018 menunjukkan prevalensi konsumsi tembakau (hisap dan kunyah) pada usia lebih dari 15 tahun di Indonesia pada tahun 2018 mencapai 62,9% (laki-laki) dan 4,8% (perempuan). Sedangkan prevalensi merokok pada populasi usia 10-18 tahun terus mengalami peningkatan yaitu 7,2% pada tahun 2013 dan meningkat […]
Kebijakan Kenaikan dan Simplifikasi Cukai ROkok Dorong Pencapaian SDM Unggul

“Pembangunan Sumber Daya Manusia menjamin kesehatan ibu hamil, kesehatan bayi, kesehatan balita, kesehatan anak usia sekolah, penurunan stunting – kematian ibu – kematian bayi, peningkatan kualitas pendidikan, vokasi, pembangunan lembaga manajemen talenta Indonesia, dan dukungan bagi diaspora bertalenta tinggi.” – Ir. Joko Widodo, Presiden Terpilih RI 2019 dalam Pidato Visi Indonesia.
Perilaku Merokok Selama Pandemi COVID-19 dan Dampaknya Terhadap Kesejahteraan Keluarga

Konsumsi rokok yang masih tinggi menjadi permasalahan dan tantangan tersendiri yang dihadapi oleh Indonesia. Data WHO (2020) menunjukkan bahwa prevalensi merokok laki-laki dewasa di Indonesia sebesar 62,9% dan angka ini merupakan salah satu yang tertinggi di dunia. WHO (2020) bahkan memperkirakan setiap tahunnya sekitar 225.700 jiwa melayang akibat konsumsi rokok atau penyakit lain yang berkaitan […]
Tingkat Prevalensi Merokok pada Anak di Indonesia: Efek Harga dan Efek Teman

Pada tahun 2018, berdasarkan data Kementerian Kesehatan, Indonesia menempati urutan ketiga terbesar di dunia dalam hal konsumsi rokok setelah China dan India, dimana 38,3% penduduk adalah perokok dan sekitar 20% diantaranya adalah remaja usia 13–15 tahun. Persentase perokok usia 10–18 tahun terus mengalami peningkatan dari tahun 2013 sebesar 7,2% menjadi 9,1 % di tahun 2018. […]