“Pembangunan Sumber Daya Manusia menjamin kesehatan ibu hamil, kesehatan bayi, kesehatan balita, kesehatan anak usia sekolah, penurunan stunting – kematian ibu – kematian bayi, peningkatan kualitas pendidikan, vokasi, pembangunan lembaga . . .
Konsumsi rokok yang masih tinggi menjadi permasalahan dan tantangan tersendiri yang dihadapi oleh Indonesia. Data WHO (2020) menunjukkan bahwa prevalensi merokok laki-laki dewasa di Indonesia sebesar 62,9% dan angka ini . . .
Isu rokok selalu mendominasi agenda kebijakan kesehatan di Indonesia yang merupakan salah satu negara dengan prevalensi merokok tertinggi di Asia. Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018 melaporkan bahwa jumlah perokok aktif . . .
Bantuan sosial merupakan salah satu program yang diselenggarakan Pemerintah Indonesia dalam rangka meningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Program ini juga merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk mempercepat pencapaian Tujuan . . .
Jakarta, 3 Agustus 2019 – Hari ini, perwakilan pengurus Fatayat NU se-Jabodetabek mengikuti pertemuan dan pelatihan upaya pengendalian rokok yang diselenggarakan oleh Pusat Kajian Jaminan Sosial Universitas Indonesia (PKJS-UI) bekerjasama . . .
Jakarta, 3 Agustus 2019 — Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) menyatakan dukungan kuat terhadap upaya pengendalian konsumsi rokok di Indonesia guna melindungi anak-anak, perempuan, dan keluarga miskin dari dampak buruk rokok. . . .
Isu rokok selalu mendominasi agenda kebijakan kesehatan di Indonesia, yang merupakan salah satu negara dengan prevalensi merokok tertinggi di Asia. Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2018 melaporkan bahwa jumlah perokok aktif . . .
Dalam rangka pembangunan masyarakat Indonesia yang lebih baik, pemerintah mengalokasikan dana untuk bantuan sosial yang diberikan kepada keluarga miskin dan kelompok rentan. Menurut Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K) sedikitnya . . .
Jombang, 20 Juli 2019 – Hari ini, perwakilan kyai dan santri dari pondok pesantren berbasis Nahdlatul Ulama (NU) beserta pengurus Fatayat NU di Jawa Timur mengikuti Pertemuan Kyai, Santri, dan . . .