KOMPAS.com – Masalah rokok pada anak-anak di Indonesia semakin mengkhawatirkan. Sebab, ini tidak hanya berdampak buruk bagi kesehatan secara fisik tetapi juga kesehatan mental. Berdasarkan data dari Kementrian Kesehatan (Kemenkes), . . .
Jakarta, 15 Agustus 2023 – Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional, Kementerian Pemberdayaan dan Perlindungan Perempuan dan Anak (KemenPPPA), Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Pusat Kajian Jaminan Sosial Universitas Indonesia (PKJS-UI) yang . . .
Jakarta, 15 Agustus 2023 — Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA), Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Pusat Kajian Jaminan Sosial Universitas Indonesia (PKJS-UI), bersama Takeda menegaskan komitmen bersama untuk mewujudkan lingkungan . . .
Indonesia has committed to deliver universal health coverage by 2024. Reforming the country’s health financing system is key to achieving this commitment. We aimed to evaluate how the benefits and . . .
Jakarta, 23 Maret 2023 – Hari ini, dalam rangka memperingati Hari Perempuan Internasional tahun 2023, Pusat Kajian Jaminan Sosial Universitas Indonesia (PKJS-UI), yang didukung oleh Takeda, mengadakan talk show dengan . . .
Prevalensi perokok anak usia 10-18 tahun mengalami peningkatan dari 7,2% pada 2013 menjadi 9,1% pada 2018 [1]. Pemerintah Indonesia melalui Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) telah memiliki target penurunan . . .
Peraturan Presiden Nomor 18 Tahun 2020 Tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) Tahun 2020-2024 telah merencanakan berbagai upaya pengendalian tembakau.
. . .TEMPO.CO, Jakarta – Pusat Kajian Jaminan Sosial (PKJS) Universitas Indonesia (UI) membeberkan 25 persen dari total pendapatan harian yang diperoleh anak jalanan untuk membeli rokok. “Sebanyak 25 persen dari pendapatan anak jalanan tersebut dihabiskan . . .