Studi Kualitatif Kehidupan Petani Tembakau di Lombok Tengah, Pamekasan, dan Kendala di Tengah Upaya Pengendalian Konsumsi Rokok

  • Petani tembakau di Kabupaten Lombok Tengah, Pamekasan, dan Kendal masih belum sejahtera dan masih terjebak dalam kemiskinan.
  • Faktor budaya/tradisi menjadi alasan petani di Kabupayen Lombok Tengah, Pamekasan, dan Kenal masih menanam tembakau.
  • Komoditi tembakau bukan yang paling menguntungkan bagi petani karena biaya produksi yang sangat tinggi dan faktor cuaca.
  • Banyak petani mengeluhkan tata niaga tembakau yang sering merugikan petani sebagai price taker.
  • Serapan tembakau petani mitra di perusahaan sangat sedikit dan tidak menentu, sehingga petani memiliki bergaining position yang lemah karena khawatir tembakau tidak laku.
  • Bermitra dengan perusahaan belum menjadi solusi yang efektif karena jumlah petani swadaya/mandiri sangat banyak bahkan melebihi jumlah petani mitra, sedangkan kuota perusahaan terbatas.
  • DBHCHT belum sepenuhnya dirasakan oleh petani.